Apa itu Liverpool? Tim Medioker

 

Lose Again?

Liverpool adalah klub medioker. Hal ini semakin cepat disadari akan semakin baik. Ah, ya, mungkin “medioker” adalah kata-kata yang terlalu keras. Tapi satu hal yang pasti, Liverpool bukanlah klub papan atas di Liga Inggris saat ini. Bila di Inggris saja bukan, apalagi di Eropa.

Mungkin tidak lolos ke Liga Champion mempunyai keuntungannya sendiri. Walaupun kehilangan jutaan pound yang mungkin di dapat bila berlaga di kompetisi mahal itu, tapi setidaknya kita tidak perlu menanggung malu yang terlalu dalam apabila menjadi bulan-bulanan tim-tim seperti Barca dan Madrid, bahkan mungkin PSG. Liverpool mungkin sudah dipandang sejajar seperti Kilimarnock saja di antara para raksasa itu.

Apa yang telah terjadi dalam 3 tahun belakangan ini sudah diluar akal sehat. Dari runner up Liga Inggris dan tim nomer 1 di Eropa, Liverpool bahkan menjadi bulan-bulanan West Bromich Albion di laga pertama Liga Inggris. Sebelum FSG datang, bahkan Liverpool kesulitan mencari pembeli untuk “menyelamatkan” mereka dari sanksi administrasi, yang dapat menyatakan Liverpool bangkrut, lalu terdegradasi atau bahkan tutup sebagai klub. Masih ingat Leeds United?

Tapi sekarang bukan saatnya lagi kaget, marah, serta menolak kenyataan pahit itu. FSG memang belum terbukti sebagai pemilik yang baik, tapi setidaknya tujuan yang mereka katakan adalah tujuan yang baik. FSG bukanlah pemilik yang akan menghambur-hamburkan uang mereka untuk klub demi juara. FSG menginginkan Liverpool dapat menjadi klub yang mandiri, tidak banyak hutang, dan tidak menggantungkan diri pada pemilik untuk tetap hidup. Liverpool seharusnya trauma dan tidak mau lagi menghadapi sanksi administrasi dalam hitungan minggu/hari.

Akan butuh waktu lama untuk itu. Mungkin satu dua tahun, mungkin lima tahun. Kita tidak pernah tahu. Kesabaran fans Liverpool kembali diuji. Apakah mereka memang fans terbaik di dunia? Saya tidak lagi yakin. Ketika Arsenal unggul 2 gol di Anfield beberapa minggu lalu, kita bisa melihat fans-fans yang meninggalkan tempat duduknya sebelum pertandingan berakhir. Anfield sepi. Anfield kehilangan gairahnya. Apa itu Anfield? Cih.

Liverpool tidak lagi punya skuad kelas atas, tidak lagi punya anggaran transfer setara klub-klub papan atas, tidak punya stadiun kelas atas. Terkutuklah kita bila Liverpool juga harus kehilangan identitasnya sebagai pemilik fans terbaik. Ah, jangan-jangan para Sheikh itu pun bisa membeli para fans dari Anfield! Meh!

20120911-013037 PM.jpg

Advertisements

20 responses to “Apa itu Liverpool? Tim Medioker

  1. such a good point of view,mate. :beer

    not sure if you’re interesting or not.
    but,here’s my wordpress blog demsasongko.wordpress.com

    no posts published already,but i have a few which are ready to post.

    pay a visit,maybe?

    cheers,la. 🙂

  2. Kalau di analogikan, Liverpool saat era H&G baru kena penyakit keras, dan sekarang lg mencoba untuk sembuh. Namun antara sembuh, juga bisa ada makin parah bahkan mati. Yang bisa kita lihat efek paling negatifnya, tim Leeds yg gagal dalam penyakit ini. Nice article mate. YNWA

  3. Sedih juga ngelihat fans fans liverpool sekarang yg mulai “dibeli” para sheikh, apalagi sekarang fans fans liverpool ngedukung lgs di sana, juga gak sesemangat yg dulu. Waktu Liverpool terpuruk, bukannya makin keras dukungannya, malah diem, tp pas kalau udh gol atau apa gitu, baru ngechant keras keras.. Padahal yg bikin liverpool tangguh dan menciptakan miracle of istanbul itu ya juga berkat sorak sorai dukungan fans untuk liverpool

  4. suka sedih saya kalo ngebandingin Liverpook sekarang dengan masa lalu. Tapi memang sudah kenyataan 😥 tapi we’ll see suatu saat pasti jaya lagi

  5. They will never walk alone.. I will stand far behind them..

    gak peduli seberapa jatuh klub ini,
    seberapa terpuruk klub ini
    Liverpool bukan sebuah opsi buat saya, saya tidak bisa mendukung tim lain, I built for Liverpool.

    You’ll Never Walk Alone

  6. Mungkin kalo nyamain Liverpool dengan tim sekelas Kilimarnock itu keterlaluan dan brlebihan mungkin prestasi lg merosot tapi jangan bandingin Liverpool dengan tim lain. Liverpool ya Liverpool tetap klub besar segala sesuatu butuh proses jgn karna musim ini belum menang anda bilang MEDIOKER ? Baru 3 prtandingan bung dengan pelatih baru dan sistem baru dan jika anda bilang fans bisa dibeli oleh syeikh2 dengan uang mungkin itu fans karbitan seperti anda yg ingin Liverpool bisa seperti ManCity meraih prestasi dengan uang dan secara instan !!! Maaf apabila komentar saya kurang enak dibaca saya hanya Liverpudlian yg mencintai Liverpool apapun keadaan nya tetap mendukung Liverpool saat kalah seri ataupun menang. YNWA !!!

  7. Buat agan nanda maulana,iya emang bener bro kita harus selalu mendukung liverpool dalam keadaan apapun tapi kita juga harus bisa mikir sama nerima kenyataan bahwa sat ini liverpool sangat tertinggal,alasan pelatih baru sama sistem baru ga pantes dijadiin alesan.soalnya udah 3 tahun belakangan kita begini terus,bukan kali ini aja.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s