Match Preview: Liverpool vs Udinese

Confidence

The Ideal Modern Full-back, eh?

Pasca kemenangan vs Norwich kemarin, kepercayaan diri dalam tim sedang tinggi. Ini adalah kemenangan ketiga dalam empat pertandingan terakhir (semua kompetisi).

Melawan Udinese, Rodgers kemungkinan akan mengganti lagi beberapa pemain inti seperti sebelum-sebelumnya. Henderson dan Shelvey siap mengisi slot di lini tengah. Assaidi dan Downing kemungkinan akan diturunkan untuk beroperasi di kedua sayap.

Coates dan Carra di belakang dengan Wisdom dan Robinson sebagai fullback. Enrique, yang dikabarkan cedera lutut, bisa dimainkan bila terbukti fit untuk mengamankan sisi kiri pertahanan. Brad Jones akan kembali bermain di bawah mistar.

Namun, Udinese bukanlah Young Boys. Udinese adalah tim mapan Liga Italia selama 17 musim berturut-turut. Walaupun mengawali musim dengan tersendat-sendat (6 main, 1 menang, 3 seri, 2 kalah), Si Zebra tidak bisa dianggap remeh. Rodgers mungkin akan menyimpan beberapa pemain inti di bangku cadangan, seperti Nuri Sahin dan Raheem Sterling.

Kemenangan atas Udinese di Anfield, selain dapat meningkatkan lagi kepercayaan diri sebelum melawan Stoke, juga dapat membantu Liverpool untuk setidaknya lolos dari fase grup. Liga Europa, Piala Liga, dan nanti Piala FA, terbukti mampu jadi bahan latihan buat para pemain muda Liverpool.

All start?

The Midfield Battle

Bermain dengan formasi 3-5-2, Guidolin akan berusaha bermain rapat untuk membuat permainan tim tuan rumah tidak berkembang dan mengandalkan serangan balik.

Rodgers, seperti biasa, akan menurunkan formasi 4-2-3-1, dimana Henderson akan diplot sebagai anchor dan Shelvey sebagai box-to-box midfielder. Pacheco mengkonfirmasi dia tidak akan ikut bermain, oleh karena itu, antara Allen dan Sahin akan menempati posisi gelandang serang ditemani Downing dan Assaidi dari kedua sayap.

5 pemain Udinese akan berhadapan langsung dengan 5 pemain Liverpool di lini tengah. Kunci untuk Liverpool adalah dengan bermain cepat untuk membongkar pertahanan tim tamu. Udinese sendiri akan berusaha mematikan para gelandang Liverpool dan mengisolasi Fabio Borini di depan.

Henderson adalah pemain yang saat ini sering diragukan. Tapi statistiknya belakangan menunjukkan bahwa Hendo adalah pemain yang mau belajar dan bekerja keras. Tingkat persentase tacklingnya bagus. Bahkan mencapai 100% (7/7 tackling!) dalam pertandingan melawan Young Boys.

Shelvey harus mulai belajar untuk mengontrol emosi. “Stay on your feet,” kata Rodgers dalam salah satu episode Being: Liverpool.

Key Players

Antonio Di Natale. Akankah diturunkan?

Untuk tim tamu, Di Natale tidak diturunkan dalam pertandingan terakhir Liga Italia karena masalah “non teknis.” Bila diturunkan, striker timnas Italia ini dapat menjadi ancaman bagi Coates dan Carra. Selain itu ada Pablo Armaro di sisi kiri. Tugas berat bagi Wisdom untuk menjaga Armaro.

Pablo Armero

Bagi Liverpool, Shelvey dapat membuktikan lagi dirinya berhak berada di starting line up setelah masa hukumannya berakhir. Di depan Fabio Borini tentu ingin membuktikan diri sebagai striker dengan mencetak gol keduanya.

Surprise Inclussions

Ryan McLaughlin. A Promising right back.

Bagi Liverpool, ada beberapa pemain kejutan yang mungkin turun. Ryan McLaughlin bermain baik saat melawan Fulham U-21 sebagai bek kanan. Selain itu, bila Rodgers ingin menjaga Borini tetap fit untuk melawan Stoke, Yesil dan Morgan bisa saja turun sebagai starter.

Line Up Prediction

 

Subs Liverpool: Gulacsi, Enrique, Wilson, Sterling, Gerrard, Yesil, Suso.

Your prediction, lads?

Advertisements

9 responses to “Match Preview: Liverpool vs Udinese

  1. Pacheco? Akan lebih baik jika Suso ada dalam starting line up, skilnya bagus tuk jadi playmaker. Pacheco baiknya maen sebagai sub aja.. Atau joe cole bisa jd sbg alternatif..

    • Terbukti Pacheco memang tidak bermain besok. Tapi saya sendiri kurang setuju memainkan Suso terlalu sering. Terlalu memaksakan pemain-pemain muda malah bisa berakhir buruk dengan cedera berkepanjangan. Termasuk juga Wisdom. Jadi, sudah saya koreksi, prediksi saya Sahin atau Allen yang akan start.

  2. Kasih gulacsi kesempatan main, jones sdh gak mgkn berkembang skill nya dan perform nya kurang meyakinkan.
    Dari rekor bersama timnas, yesil punya rekor yg baik dlm goal scoring, menunjukan yesil adlh finisher yg baik dan hal ini yg LFC butuhkan. Layak diberi kesempatan.
    Dari sisi udinese, Klu di natale diturunkan, inilah ancaman yg plng nyata.
    OOT, banyak pemain muda udinese yg layak diperhatikan. Mgkn perlu di-scouting. Siapa tahu cocok dgn kebutuhan tim. Scout udinese cukup cakap merekrut pemain muda yg berbakat tinggi (biasanya dr negara ketiga).
    Kemenangan adlh hal mutlak krn main di anfield meskipun tdk akan mudah.

    • Gulacsi boleh lah diberi kesempatan bermain, cuma bukan lawan Udinese. Mungkin bisa dipikirkan vs Young Boys di Anfield, atau lawan-lawan ringan di Piala FA nanti. Kualitas U-21 sama tim utama Udinese jelas jauh berbeda. Jangan memberi beban teralu berat pada Yesil dan Morgan. Borini mungkin akan start.

  3. Wah, kalo Wisdom sama Robbo maen pasti bakalan seru nih.
    Trio tengah ga ada Allen ya? Mungkin disimpen buat vs Stoke juga sih ya. Hendo biarpun bagus secara stats, moga bisa lebih show-off juga.
    Borini persiapan lawan Stoke main 45 ato 60 menit aja, sisanya ganti Yesil ato Morgan. Yesil lebih mobile dari Morgan sih IMO.
    Bang Said sama Downing start bareng, moga ga jomplang lagi kayak kemaren , satu sisi sayap bagus yang satu sisi mandul (you know lah ya siapa yang mana). Downing juga udah dipasang jadi inverted winger di kanan teuteup aja bukannya cut in + shoot, malah… crossing terosss sampe kuda beranak naga!!!!

    Belom pernah liat Udinese main jadi ga bisa prediksi apa2 :hammer

    Prediksi, dengan tim kita yang udah semakin klop dengan taktik “Death By Football”-nya Rodgers, 2 – 0 lah ya di Anfield 😀

    • Mungkin antara Allen atau Sahin yang start. Tapi saya pikir, Sahin bisa lebih berguna untuk membuka ruang Udinese yang kemungkinan bermain agak defensif. Sayang sekali Pacheco tidak diikut sertakan, mungkin Joe Cole juga bisa ada di cadangan kalau-kalau Downing mandul.

  4. I’d rather prefer suso on advanced playmaker ,
    Dengan 4-3-3 wide
    Suso bahu membahu dengan sahin yg berpotensi jadi AM, allen akan jadi DM, di kiri sterling akan jadi our little witch untuk bongkar pertahanan udinese, saya sih berharap yesil atau assaidi dapat kesempatan untuk buktikan kapasitasnya kali ini sebagai RW, borini akan mnjadi pembunuh berpisau sebagai TM,
    Di lini belakang , kita deal dah….. 😉

    Permainan tiiki taka sederhana, dengan mengandalkan kecepatan di sayap, akan menghancurkan pemain belakang udinese secara 1 on 1(mengingat kemungkinan mereka bermain dengan 3 CB)

    Bermain cepat, itu kuncinya, aliran bola harus secepat mungkin ke kedua sayap, karena dengan memainkan ball positioning dengan 3 gelandang vs 5 gelandang bisa jadi gak worthed.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s