Match Preview: Liverpool vs Stoke City – Drop Deep, Tekel Keras, dsb.

Image

Sehabis berteriak kegirangan, kesenangan tak terhingga pada Minggu pagi yang lalu, kita dibawa kembali dibuat bermuram durja, menerima kenyataan di Jum’at pagi kemarin. Kalah dari Udinese yang sedang off-form walau sudah leading satu gol, di Anfield, stadium kebanggaan. Sungguh, ABG saja tak selabil ini.

Setelah Thursday night football sialan yang tak berujung kemenangan itu, kita langsung dihadapkan lawan yang tak kalah alot dari sebuah roti melempem. Stoke City. Mereka senang ber-drop deep ria, tekel keras yang bahkan akan membuat pelaku kekerasan rumah tangga minder, dan umpan-umpan panjang tak perlu yang membuat seorang Jamie Carragher kalah saing.

Bermain di Anfield, tiga poin adalah mutlak. Permainan indah menguasai possession akan makin lengkap dengan tiga poin dan Luis Suarez melanjutkan goalscoring streak-nya. Belum lagi kepercayaan fans yang mulai terbangun melihat betapa posesif-nya Liverpool terhadap bola, umpan-umpan pendek cepat, dan berbagai hal klise lainnya tentang tiki taka.

Liverpool yang (lagi-lagi) akan menguasai permainan

Tak akan ada midfield battle, adu strategi antar pelatih, atau bahkan Stoke yang berusaha untuk menyerang. Entah apa isi kepala Tony Pulis itu, Ia bahkan tersenyum walau timnya seri di kandang melawan Arsenal. Hal yang paling mungkin terjadi adalah serangan balik yang dimulai oleh Hollywood pass-nya Charlie Adam menuju sang striker jangkung, Peter Crouch. Ironis memang, keduanya adalah eks Liverpool. Dan tanpa Lucas Leiva, hal ini sangat mungkin terjadi. Entah kenapa pula, lini pertahan Liverpool akhir-akhir ini seperti kurang bergairah. Tingginya defense line yang diterapkan Rodgers sepertinya tidak terlalu membebani Daniel Agger atau Martin Skrtel yang sering dimainkan high up the pitch oleh Kenny di rezim sebelum Rodgers. Tapi, juga entah mengapa, setelah Skrtel menandatangani kontrak, performanya menurun. Juga Johnson yang sering terlambat menutup ruang yang ditinggalkannya. Ah.

Image

Yang akan dilakukan? Membobol pertahanan Stoke dengan pergerakan Suarez atau dengan umpan-umpan pendeknya Joe Allen. Tentu saja. Untuk besok, mari berharap Luis tetap sadar bahwa gawangnya adalah yang bertiang dan berjaring merah, bukan kiper, juga bukan area disamping gawang. Tentu saja.

 

Prediksi Line-up

Image

Liverpool: Reina; Wisdom, Skrtel, Agger, Johnson; Sahin, Gerrard, Allen; Sterling, Suarez, Borini.

Yah, beginilah. Tak ada left-back? Ya. Sudah berapa league match dengan left-back yang kaki kirinya tak dominan? Semuanya. Entah apa yang terjadi, mungkin Jose Enrique terlalu senang melompat kegirangan ketika FIFA 13 keluar sehingga lututnya bermasalah. Cempat sembuh ya, Enrique.

Image

Stoke City: Begovic; Cameron, Shawcross, Huth, Wilson; Whelan, Adam; Walters, N’zonzi, Kightly; Crouch.

Ya, ingat skenario-nya? Adam dengan semangat permainan direct yang menggebu-gebu akan menendang bola jauh ke depan, ke Peter Crouch, atau ke kedua sayap untuk sprint dan men-flick bola ke Peter Crouch.

Key Battles

 

Peter Crouch vs Martin Skrtel

Crouch akan berhadapan langsung dengan Skrtel. Crouch, yang sedang on-form, mungkin adalah lawan yang berat bagi Skrtel, yang akhir-akhir ini form-nya dibilang baik pun tak bisa. Tapi kemampuan Skrtel yang baik di udara akan juga merepotkan Crouch yang sangat bergantung pada umpan lambung, baik itu dari Charlie Adam, ataupun winger yang dipasang Tony Pulis. Belum lagi kemampuan on-the-ball Crouch yang sangat baik untuk ukuran striker jangkung. Tak hanya mencetak gol, mungkin Ia juga akan membuka ruang bagi rekannya.

 

Joe Allen vs Charlie Adam.

Pertarungan antara pemain yang dibuang Liverpool, Charlie Adam, dan rekrutan baru, Joe Allen.

Bila Charlie Adam senang bermain dengan umpan-umpan jauhnya yang kadang menjengkelkan itu, sementara Joe Allen, semacam alter ego dari Adam, senang bermain 1-touch pass, tak banyak dribbling tak perlu, dan pergerakannya yang terus mencari teman untuk dioper. Semoga tak terjadi apa-apa terhadap Allen yang bukan tak mungkin ditekel keras oleh Adam karena beratnya hati Adam untuk mengejar pemain lawan.

 

Luis Suarez vs Ryan Shawcross

Ah… Luis Suarez. Pergerakannya dengan ataupun tanpa bola tak perlu diragukan. Ia bisa tak terduga menghindari dua pemain lawan, atau mengolongi bola ke antara dua kaki lawan. Ryan Shawcross, nyawa dari lini pertahanan Stoke City. Tekel keras dari Shawcross? Ah, sudah biasa. Tekel keras dan Shawcross itu tak terpisahkan. Macam dua ABG yang baru jatuh cinta. Namun, terserah seberapa kerasnya tekel Shawcross terhadap Suarez, wasit tak akan repot-repot memegang-megang kantongnya, paling dia hanya menaik-turunkan tangannya sambil berteriak, “Play on!”. Ah, wasit dan Luis Suarez.

Silahkan lampirkan komentar atau kritik di tempat yang sudah disiapkan. Ah, satu lagi. Pertandingan ini pasti akan JAUH lebih seru dari El-Clasico.

Advertisements

5 responses to “Match Preview: Liverpool vs Stoke City – Drop Deep, Tekel Keras, dsb.

  1. Belum pernah menang di anfield season ini, jd bikin waswas.. Selama bek sering terlena dg penguasaan bola, selama itulah back line pasti bermasalah dan membahayakan..

  2. “semoga allen tidak ditekel karena charlie adam terlalu berat hati unutuk mengejarnya” cooll..

  3. LFC selalu kesulitan menghadapi klub dgn tipikal permainan fisik spt stoke. Kuncinya jgn kemasukan dulu krn stoke akan bermain bertahan dgn rapat dan mengandalkan counter attack. Tipe spt itu yg menjadi kelemahan sistem ala BR.
    Semoga LFC membuat gol cepat yg akan membuat stoke bermain terbuka dan membuat LFC lbh enjoy the game.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s