500 Kata Lebih Dekat dengan Javi Manquillo

Mencetak pemain top dari akademi bukanlah rutinitas Atletico de Madrid. Cantera gemblengan Atleti yang benar-benar bagus di era modern paling hanya Fernando Torres, Gabi, De Gea, dan Koke. Menyusul mereka ada trio cantera yang menonjol: Oliver Torres, Javi Manquillo, dan Saul Niguez.

Dari ketiga bocah itu, Oliver adalah yang bakatnya paling besar. Menyusul kemudian Saul dan Manquillo. Setahun lalu Manquillo masih ada di depan Saul, tapi cedera leher membuat perkembangannya terhambat. Belum lagi fakta rutinitas bermain Saul di Rayo Vallecano dengan status pemain pinjaman.

Musim lalu Manquillo lebih sering duduk di bangku cadangan daripada merumput entah di Vicente Calderon atau stadion lainnya. Inilah kenapa ada plesetan ‘Banquillo’ (artinya bench dalam bahasa Inggris). Menembus skuad utama bukan perkara enteng. Posisi bek kanan sudah lama dikontrak Juanfran. Meski mukannya mirip tuna wisma, Juanfran ini bek tangguh yang berimbang dalam kapasitas menyerang dan bertahan. Umpan silangnya juga jempolan walau belum sekelas Dani Alves.

Manquillo in LFC jacket. Looking good,eh?

Juanfran adalah produk akademi Real Madrid Castilla. Entah kebetulan atau tidak, Manquillo pun sama. Bersama Victor, saudara kembarnya, mereka berdua berlatih di Castilla sampai tahun 2007. Victor kemudian dilepas karena kurang memenuhi standar Real Madrid. Mungkin karena empati, Manquillo menyusul.
Manquillo bersaudara berlabuh di Atleti 48 jam berselang. Yang satu bertahan sampai sekarang, satunya lagi pindah ke Rayo Vallecano. Masih satu di Madrid-madrid saja.

Jarang bermain bukan berarti Manquillo bek yang payah. Atribut utama Manquillo adalah kedisiplinan dalam bertahan. Banyak fullback yang gatal melihat serangan timnya mandek, sehingga mau ikut-ikutan maju. Manquillo tak jauh beda. Tapi untungnya ia tak lupa tugas utamanya, membentengi pertahanan. Yang menyenangkan lagi dari Manquillo adalah kecepatannya. Terutama saat menerima umpan terobosan. Tidakkah ini mengingatkan kalian pada kesukaannya Nando? 🙂

Bek kanan sepertinya posisi yang sangat jarang dianggap. Jangan coba-coba bermimpi meraih gelar Ballon d’Or kalau berposisi sebagai bek kanan. Tapi bolehlah bersawala soal siapa paling hebat di posisi ini. Dani Alves? Atau Cafu? Permainan dua pria Brasil beda generasi ini memang sedap mata saat dipandang. Kurang apa? Atraktif, umpan silang ciamik, dan tembakan berakurasi menengah ke atas ngehe. Silakan pilih mereka. Buat saya, bek kanan terbaik adalah Javier Adelmar Zanetti. Manusia Argentina ini bukan bek biasa. Zanetti adalah traktor berwujud bek kanan. Belum pernah saya lihat ada orang bisa merebut bola dari kakinya dengan enteng.
Merembet ke kecakapannya yang lain, Zanetti sangat disiplin bertahan dan rajin membantu serangan. Umpan silangnya? Sama ngehenya dengan dua nama di atas.

Javier Manquillo Gaitan punya bekal untuk menjadi Zanetti. Badannya lumayan kekar, larinya 11-12 dengan maling jemuran, dan disiplinnya sudah dapat. Cuma memang bocah satu ini kelewat payah dalam urusan umpan silang. Dua tahun belakangan setiap melihat Manquillo membawa bola dan siap melepas umpan silang, tebakan bahwa umpan itu akan ngawur 85% benar.

Dan yang paling mendasar adalah kesamaan nama depan: Javier. Javier Adelmar Manquillo Gaitan. Jika mereka melakukan fusion ala Dragon Ball.

Bermain selama dua tahun di Liverpool (tolong jangan berharap akan permanen di sana) bisa jadi sebuah keputusan baik bagi perkembangannya. Di Atleti dia terbantu dengan disiplinnya back four yang biasa diisi Miranda, Godin, dan Filipe Luis. Sebaliknya di Liverpool dia mau tak mau harus bekerja lebih keras lagi. Bukan meledek, jika dibandingkan dengan Atleti, pertahanan tim kalian itu payahnya minta ampun.
Kemampuan umpan silangnya juga mungkin akan lebih terasah. Meski musim lalu ada Diego Costa, Atleti jarang mengirimkan umpan silang, kecuali saat sepak pojok. Sedangkan nanti Liverpool bisa saja memaksa fullback melepas umpan silang, mempertimbangkan keberadaan Balotelli dan Lambert.
Satu yang terakhir, kombinasi Manquillo dan Balotelli bisa membuat kekacauan di ruang ganti. Cek saja video ini http://www.youtube.com/watch?v=QCq6Qa9qaTY

——————————————————————
Ditulis oleh Minke Mo. Pengampu akun @ATM_GarisLunak dan blog La Liga Indonesia

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s